Jumat, 04 April 2014

Air Putih Tidak Bisa Membuat Tubuh Langsing--T-REC semarang--komunitas reptil semarang

...SILAHKAN MENGGUNAKAN " MESIN TRANSLATE "..GOOGLE TRANSLATE 
DISAMPING KANAN INI.............



PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS


........................







Air Putih Tidak Bisa Membuat Tubuh Langsing



Air Putih Tidak Bisa Membuat Tubuh Langsing



DuniaFitnes.com – Rab, 19 Mar 2014 15:30 WIB
Anda pasti sudah pernah mendengar berbagai penelitian yang menyebutkan kalau rajin minum air putih bisa membuat tubuh langsing dan turun berat badan. Nah, sekarang bagaimana pendapat Anda jika ada penelitian lain yang mengklaim bahwa teori itu tidak benar?

Adalah Dr Beth Kitchin, seorang ahli gizi di University of Alabama, AS, yang menyebutkan kalau minum air putih adalah kunci penting untuk melangsingkan tubuh itu hanyalah mitos.
“Hanya ada sedikit bukti yang menyatakan bahwa minum air putih bisa membuat tubuh langsing. Dan bisa jadi itu hanyalah sugesti. Saya tidak mengatakan bahwa minum air putih tidak baik, tetapi hanya ada satu studi yang menunjukkan bahwa banyak-banyak minum air putih bisa membakar kalori ekstra. Itupun hanya beberapa kalori ekstra saja perhari,” terang Kitchin seperti dilansir Dailymail.

Tak hanya itu, teori minum air putih 8 gelas perhari juga dianggap mitos oleh Kitchin. “Setiap manusia membutuhkan cairan, dan itu tidak hanya Anda dapatkan dari air putih saja. Jadi tidak ada masalah jika Anda tidak menyukai air putih,” tandasnya.

Bagi Kitchin air putih memang merupakan cairan terbaik untuk diminum karena kemurniannya yang menyegarkan. Tetapi minuman lain seperti teh hijau, jus buah atau kopi juga baik dikonsumsi. “Banyak yang berpikir bahwa minum kopi tidak sehat, padahal sebenarnya tidak seperti itu,” akunya.
Semua minuman di atas diperkaya dengan antioksidan dan mengandung lebih banyak vitamin dan mineral. “Jadi, tidak ada masalah jika Anda memilih untuk mengurangi konsumsi air putih dan menambah konsumsi minuman sehat lainnya,” tutup Kitchin. (dan)




 

 

5 Hal yang Hindarkan Anda dari Serangan Jantung--T-REC semarang-komunitas reptil semarang

...SILAHKAN MENGGUNAKAN " MESIN TRANSLATE "..GOOGLE TRANSLATE 
DISAMPING KANAN INI.............



PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS


........................



5 Hal yang Hindarkan Anda dari Serangan Jantung



5 Hal yang Hindarkan Anda dari Serangan Jantung



DuniaFitnes.com – Jum, 14 Feb 2014 15:17 WIB
Sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa makin cepat detak jantung turun usai latihan maka makin rendah risiko seseorang meninggal akibat serangan jantung.
Sedangkan detak jantung istirahat (detak jantung yang diukur sesaat setelah bangun tidur) yang berada rata-rata di atas 70 detak per menit berisiko tinggi mengalami kematian akibat gangguan jantung. Tak ingin mengalaminya, sebaiknya Anda ikuti tip sehat berikut ini:

Tingkatkan Latihan Kardio

“Latihan kardio meningkatkan efisiensi detak jantung dan mampu menstabilkan detak jantung yang dibutuhkan untuk melancarkan aliran darah,” terang John Elefteriades, M.D kepal bedah cardiothoracic di Yale University. Latihan kardio menggunakan metode interval bisa meningkatkan volume pompa jantung hingga 10 persen.

Pijat Refleksi

Pijatan yang dilakukan secara rutin bisa meredakan stres dan menenangkan detak jantung yang terlalu cepat. Pijatan ini dapat mengurangi produksi hormon stres yang bisa membahayakan jantung,” tambah Atman P.Shah, M.D., asisten profesor kedokteran di UCLA.

Redam Pendengaran

Gonggongan anjing tetangga bisa memicu detak jantung Anda. Sebuah studi yang digelar pada 2007 menggunakan suara berisik untuk membangunkan orang beberapa kali. Dari studi tersebut diketahui bahwa detak jantung orang-orang yang dibangunkan meningkat 13 detak permenit. Agar lebih tenang saat tidur sebaiknya gunakan peredam pendengaran.

Jangan Menahan Kencing

Sebuah penelitian di Taiwan yang meneliti 40 orang dengan gejala awal penyakit jantung menemukan, stres yang disebabkan menahan kencing dapat meningkatkan detak jantung hingga 9 detak permenit.
Ketika kemih mengembang, kondisi ini akan meningkatkan aktivitas di sistem saraf sympathetic yang mengakibatkan pembuluh darah jantung mengerut dan memaksa jantung bekerja lebih cepat.

Konsumsi Minyak Ikan

Sebuah studi pada 2007 menemukan orang yang mengonsumsi minyak ikan dalam bentuk suplemen dapat menurunkan detak jantung istirahat sebanyak 6 detak permenit. “Kandungan Omega-3 dalam minyak ikan diketahui membuat respon jantung terhadap saraf vagus menjadi lebih baik, dan membuat detak jantung istirahat lebih rendah,” papar Dariush Mozaffarian, M.D., spesialis jantung dari Harvard Medical School. (dan)