Selasa, 22 April 2014

Di Balik Nikmatnya Kopi--T-REC semarang--komunitas reptil semarang

...SILAHKAN MENGGUNAKAN " MESIN TRANSLATE "..GOOGLE TRANSLATE 
DISAMPING KANAN INI.............



PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS


........................



Di Balik Nikmatnya Kopi



Di Balik Nikmatnya Kopi



Oleh Nasir | Plasadana – Kam, 17 Apr 2014 10:36 WIB

Kopi merupakan salah satu minuman favorit dalam menemani aktivitas keseharian, baik ketika sedang bekerja, saat bersantai di rumah, maupun saat bercengkrama dengan kerabat. Selain rasanya yang khas, kopi juga dipercaya dapat memberikan efek positif bagi penikmatnya. Asam klorogenat yang terkandung di dalam kopi, diyakini mampu menghambat penyerapan gula berlebih di dalam saluran pencernaan, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit diabetes.

Namun di balik itu, minuman ini juga memiliki risiko yang tak kalah berbahaya.  Utamanya, bagi mereka yang memiliki penyakit maag dan penyakit jantung. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi yang tadinya terasa nikmat justru menjadi ancaman serius bagi kesehatan.

Ahli gizi dari Universitas Kristen Indonesia (UKI), dr Leana Suniar, MSc, SpGK, mengungkapkan, bahaya pada kopi sebenarnya berasal dari kafein yang terkandung di dalamnya. Bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, meminum kopi dapat menyebabkan sirkulasi darah menjadi lebih kencang. Sehingga, denyut jantung bertambah cepat. Risiko paling buruk dari situasi tersebut adalah kematian.

"Tapi, kalau tidak sensitif terhadap kafein tidak masalah dikonsumsi dan masih aman bagi kesehatan," katanya saat dihubungi Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

Bagi penderita penyakit maag, kata Leana, sebaiknya tidak mengonsumsi kopi saat perut kosong. Pasalnya, hal itu bisa menyebabkan asam lambung naik, sehingga membuat iritasi pada lambung. "Jadi, (kopi) memang bisa membuat asam lambung menjadi lebih tinggi," paparnya.

Terkait manfaat kopi yang diyakini dapat mencegah kantuk, dia menilai, hal itu tetap mempunyai efek samping. Yakni, rasa lelah yang dialami penikmat kopi bisa menjadi dua kali lipat dari biasanya.

"Karena yang seharusnya digunakan untuk waktu istirahat, tapi malah dipakai untuk belajar dan bekerja," tuturnya.

Secara medis, tambahnya, meminum kopi tidaklah dianjurkan. Namun, jika Anda merasa benar-benar membutuhkan kopi untuk menunjang aktivitas pada malam hari atau pada saat kantuk menyerang, mengonsumsinya mungkin saja dilakukan. Namun dengan syarat, jumlahnya tidak terlalu banyak. Dalam sehari, sebaiknya cukup satu gelas saja.

Selain itu, pastikan Anda tidak memiliki rekam medis yang berisiko, seperti penyakit maag atau jantung. Sebab, seperti yang sudah dijelaskan, bagi penderita penyakit tersebut meminum kopi dapat membuka peluang menuju kematian.

"Kalau dia biasa mengonsumsi kopi dan tidak berefek negatif bagi kesehatannya, silakan saja dikonsumsi," tuturnya.

Untuk meminimalisasi risiko gangguan kesehatan, dia menyarankan agar penikmat kopi memperbanyak konsumsi air putih dan susu. Sebab dua jenis minuman tersebut memiliki kemampuan untuk menetralisir dampak negatif dari kopi terhadap kesehatan.

"Selain itu, sebaiknya jangan meminum kopi yang terlalu kental," tukasnya.




 

 
 

Awas Penyakit Kulit Karena Sprei Kotor!--T-REC semarang--komunitas reptil semarang

...SILAHKAN MENGGUNAKAN " MESIN TRANSLATE "..GOOGLE TRANSLATE 
DISAMPING KANAN INI.............



PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS


........................



Awas Penyakit Kulit Karena Sprei Kotor!



Awas Penyakit Kulit Karena Sprei Kotor!



KlikDokter – Kam, 17 Apr 2014 11:07 WIB
Oleh: dr. Salma Oktaria
Klikdokter.com – Mungkin terlihatnya masih bersih, walau sudah 3 pekan sprei Anda tidak dicuci. Tidak beraroma aneh, masih kelihatan tidak bernoda, masih nyaman. Tapi dibawah kemampuan penglihatan kita yang terbatas. Berkeliaranlah kutu dan tungau yang siap menyebabkan infeksi penyakit kulit pada Anda.
Salah satu dari sekian banyak penyakit yang mudah muncul dari tempat tidur yang kotor adalah skabies. Skabies adalah suatu bentuk penyakit kulit yang disebabkan oleh sensitisasi terhadap parasit tungau kecil Sarcoptes scabiei var, hominis dan produknya.
Jangan tunggu sampai baru muncul gejala-gejala skabies berikut ini:
  1. Gatal yang mengganggu pada malam hari
  2. Ditemukan bintil berupa lesi (perlukaan) khas berupa seperti jerawat kecil.
  3. Muncul bintil ini biasanya di sela jari, pergelangan tangan, sisi lengan bawah bagian dalam, siku bagian luar, lipat ketiak, puting, pusar, bokong, kelamin dan perut bagian bawah.  
  4. Ditemukan adanya tungau baik dalam bentuk telur, larva ataupun tungau dewasa. Akan semakin berisiko jika Anda melakukan sharing pakaian atau handuk dengan orang lain.
Oleh karena itu jagalah tempat istirahat Anda dengan cara melakukan kiat-kiat sehat berikut ini:
  • Jika Anda menggunakan kasur kapuk, jemurlah tempat kasur Anda dibawah terik sinar matahari setidaknya dua pekan sekali.
  • Cucilah sprei dan bed cover yang Anda gunakan secara berkala.
  • Jangan pernah untuk menggunakan pakaian atau handuk bersama (sharing) orang lain
  • Cucilah semua alat sandang Anda dengan baik dan benar dan rutin dengan alat cuci yang mendukung hasil kebersihan yang optimal.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](DA)