Jumat, 25 April 2014

Sudah Makan Tengah Malam, Pagi Hari Tetap Lapar. Mengapa?--T-REC semarang--komunitas reptil semarang

...SILAHKAN MENGGUNAKAN " MESIN TRANSLATE "..GOOGLE TRANSLATE 
DISAMPING KANAN INI.............



PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS


........................




Sudah Makan Tengah Malam, Pagi Hari Tetap Lapar. Mengapa?



Sudah Makan Tengah Malam, Pagi Hari Tetap Lapar. Mengapa?



DuniaFitnes.com – Sab, 22 Mar 2014 15:04 WIB
Tidak sedikit orang yang menyengaja makan larut malam agar tetap merasa kenyang di pagi hari sehingga ia tidak perlu sarapan. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Saat bangun tidur, orang tersebut justru merasakan lapar yang luar biasa. Apa penyebabnya?
Bagian tubuh yang mengendalikan rasa lapar dan nafsu makan terletak pada batang otak dan hipotalamus. Sel-sel yang terdapat pada organ ini memiliki sensitivitas dalam merespon kadar gula darah yang diinformasikan dari saluran pencernaan dan berbagai hormon pengatur nafsu makan seperti ghrelin, leptin dan tiroid.

Berapa banyak hormon dan kadar gula darah yang diproduksi menjadi faktor penentu tinggi rendahnya nafsu makan dan rasa lapar yang Anda alami. Misalnya, jika kadar gula darah turun dan hormon ghrelin meningkat maka kondisi ini akan membuat perut terasa lapar. Sementara naiknya gula darah dan leptin dapat menekan nafsu makan.
Hormon yang paling responsif saat kada gula darah meningkat adalah insulin. Insulin berperan sebagai penurun kadar gula ketika kadar gula darah seseorang terlalu tinggi. Insulin merangsang sel-sel dalam hati, jaringan lemak, dan otot untuk menyerap glukosa dan kemudian membakarnya sebagai energi atau disimpan untuk digunakan kemudian. Karena insulin membuat kadar glukosa menurun, maka pankreas dan kelenjar adrenal memproduksi hormon kontra-regulasi, seperti glukagon dan epinefrin.
Semua sel-sel saraf di otak yang mendapatkan rangsangan dari turunnya gula darah membuat seseorang merasakan lapar lagi. Intinya, semakin banyak insulin yang diproduksi pankreas saat gula darah tinggi, semakin besar pula nafsu makan yang dimunculkan kembali.

Nah, ketika Anda makan yang manis-manis atau berkarbohidrat tinggi di malam hari, tubuh akan mengalami lonjakan gula darah yang memicu lonjakan insulin pada pankreas. Insulin akan membawa glukosa ini menuju ke seluruh sel-sel tubuh selama Anda tidur, sehingga lama kelamaan kadar gula darah kembali turun dan tubuh melepaskan hormon yang membuat Anda merasa lapar kembali.
Itulah sebabnya ketika Anda makan tengah malam, Anda tetap akan merasa lapar di pagi hari. (dan)




 

 
 

Kamis, 24 April 2014

Tujuh Hal yang Membuat Anda Merasa Lapar Padahal Sebenarnya Tidak--T-REC semarang--komunitas reptil semarang

...SILAHKAN MENGGUNAKAN " MESIN TRANSLATE "..GOOGLE TRANSLATE 
DISAMPING KANAN INI.............



PLEASE USE ........ "TRANSLATE MACHINE" .. GOOGLE TRANSLATE BESIDE RIGHT THIS


........................



Tujuh Hal yang Membuat Anda Merasa Lapar Padahal Sebenarnya Tidak



Tujuh Hal yang Membuat Anda Merasa Lapar Padahal Sebenarnya Tidak




Oleh Yahoo SHE | Yahoo SHE – Kam, 17 Apr 2014 14:45 WIB

Oleh: Kenny Thapoung, Women’s Health

Perut Anda adalah penipu ulung: Dia bisa menipu Anda untuk percaya bahwa Anda sedang lapar, padahal sebenarnya Anda tidak perlu makan sama sekali. Yah, kami tidak akan tertipu lagi - dan Anda tentu tidak akan merasa senang setelah mengetahui hal ini.
Saat Merasa Dehidrasi
Meminum air tidak akan mempercepat penurunan berat badan, tapi jika Anda cukup lama tak minum air, perut Anda tak bisa membedakan apakah Anda merasa lapar atau haus.

Saat Anda Terus Melihat Makanan
Sayangnya, melihat gambar makanan pada Instagram tidak begitu baik untuk ukuran pinggang Anda. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience menemukan bahwa melihat gambar makanan lezat dapat mengaktifkan pusat otak Anda dan menyebabkan otak berpikir untuk mengonsumsi banyak makanan.

Saat Anda Kurang Tidur
Kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan, membuat Anda merasa lapar dan melahap porsi makanan yang lebih besar dari biasanya, menurut sebuah studi pada 2013.

Saat Anda Makan Terlalu Banyak Gula
Sebuah studi pada 2011 menemukan bahwa mengonsumsi banyak makanan manis dapat mengacaukan keseimbangan hormon dalam usus. Memakan makanan manis dalam jumlah berlebih dapat memperlambat produksi leptin (hormon yang menekan nafsu makan) dan menyebabkan ghrelin (hormon yang memberitahu otak Anda bahwa Anda lapar) untuk menipu Anda untuk berpikir bahwa Anda perlu makanan yang lebih banyak.

Saat Anda Terlalu Sering Mengunjungi Bar
Minuman keras dapat memengaruhi tingkat leptin dan meningkatkan nafsu makan, menurut penelitian sebelumnya. Efek samping lainnya, kebiasaan minum minuman keras menyebabkan Anda mengonsumsi ratusan kalori ekstra. No, thank you.

Saat Anda Stres (atau Sedang Banyak Pikiran)
Berikut alasan lain yang membuat Anda tak boleh cemas: Mencemaskan suatu peristiwa di masa depan dapat menyebabkan ghrelin Anda naik, dan otomatis meningkatkan rasa lapar. Sayangnya, dampak dari peningkatan ghrelin ini lebih kuat saat Anda benar-benar tengah mengalami satu kejadian yang membuat Anda stres.

Saat Menonton TV
Ketika Anda fokus menonton episode terakhir “Game of Thrones”, Anda sebaiknya menjauh dari sesuatu yang dapat dimakan. Kenapa? Anda tidak dapat menonton televisi, mengontrol jumlah makanan yang masuk ke mulut, dan menangkap sinyal sudah kenyang dalam waktu bersamaan. Jadi jika Anda tidak menekan pause saat nonton dengan sembari mengemil makanan ringan, Anda pasti akan mengonsumsi makanan secara berlebihan.(kn/ml)